flu

Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza kerapkali dialami masyarakat Indonesia. Di iklim tropis atau menjelang pergantian musim, infeksi virus yang satu ini sering muncul bersamaan dengan gejala lainnya seperti demam tinggi, batuk dan pilek.

Jika sudah terserang, biasanya penderita akan merasakan penurunan daya tahan tubuh cukup signifikan.

Bagi masyarakat perkotaan yang sudah terbiasa dengan aktifitas padat, ternyata hadirnya virus flu dalam tubuh mereka tidak lagi dihiraukan. Bahkan, banyak diantara pekerja kantor yang memaksa tetap masuk kerja meski sedang menderita flu berat.

Faktanya, hal semacam ini sangat tidak dianjurkan dan bisa berdampak buruk bagi kesehatan dirinya dan orang lain. Benarkah demikian? Berikut penjelasannya!

 

Alasan Saat Flu Berat Harus Istirahat

Penyakit flu yang sudah menunjukkan gejala pilek, batuk disertai lender berwarna, hingga demam tinggi, menunjukkan kuatnya serangan virus yang berusaha dilawan oleh tubuh.

Inilah saatnya tubuh menghiraukan beberapa kebutuhan nutrisi serta kadar istirahat yang cukup agar mampu mematikan virus tersebut. Beberapa alasan yang menganjurkan penderita flu harus istirahat antara lain seperti dibawah ini!

 

1.   Virus Flu Bisa Cepat Menular

Flu dengan gejala seperti demam, sakit kepala, hingga pilek merupakan infeksi virus yang tergolong cepat menular. Virus ini paling mudah ditularkan keorang lain, bahkan dalam 48 jam seseorang sudah terserang dan merasakan gejala seperti disebutkan diatas.

Oleh sebab itu, penting mempertimbangkan rentang waktu rasa sakit penderita sebelum memutuskan untuk tetap beraktifitas.

 

2.   Pertimbangkan Kondisi Rekan Kerja Lain

Melanjutkan fakta bahwa virus flu ternyata mudah ditularkan dalam rentang waktu 48 jam, tentu penting memikirkan kondisi rekan kerja yang lain. Jangan sampai, kondisi rekan kerja yang lain terganggu atau bahkan ikut terinfeksi virus yang sama.

Itulah sebaiknya disarankan agar penderita flu berat lebih memilih istirahat di rumah dibandingkan pergi ke kantor.

 

3.   Peningkatan Sistem Imun

Banyak yang masih menganggap bahwa olahraga bisa menjadi kegiatan yang tepat untuk melawan infeksi virus seperti flu. Faktanya, justru dalam kondisi terserang flu, tubuh membutuhkan istirahat untuk meningkatkan daya tahan atau imunitas.

Ketika penderita flu melakukan olahraga, virus atau bakteri penyebab flu justru lebih mudah berkembang. Selain itu, olahraga ketika flu bisa berpengaruh buruk pada fungsi sel darah putih.

 

4.   Meningkatkan Energi Dengan Istirahat Total

Pakar kesehatan menganjurkan bahwa kondisi pasien yang menderita flu cukup berat membutuhkan istirahat total atau bed rest.

Namun, bukan berarti penderita harus berada di tempat tidur seharian penuh. Istirahat total yang dimaksud adalah minim aktifitas agar sirkulasi darah bisa berjalan dengan lancar dan memulihkan kondisi tubuh.

 

5.   Berapa Lama Harus Istirahat?

Setelah mengikuti saran untuk beristirahat di rumah selama flu menyerang, maka kini penderita juga harus mengetahui kapan saat yang tepat memulai aktifitas kembali. Pasalnya, flu yang menyerang biasanya diikuti dengan gejala berat seperti pilek, demam, dan batuk.

Bila gejala yang dirasakan tidak terlalu berat, masa penyembuhan flu bisa sekitar 7-10 hari. Namun, bila kondisi cukup parah, penderita disarankan untuk beristirahat hingga 2 minggu.

Itulah beberapa penjelasan agar penderita flu berhenti sementara dari aktifitas pekerjaan dan memulihkan kondisi kesehatan tubuhnya. Selain melakukan istirahat total, pakar penyakit menular Dr Daniel Neides juga menganjurkan untuk tetap mengonsumsi obat flu guna meringankan gejala yang menyertai.

Hindari juga konsumsi antibiotik, mengingat flu bukanlah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu, flu itu sebenarnya merupakan reaksi terhadap tubuh yang bisa menjadi alaram agar si pemilik tubuh untuk segera beristirahat. Semoga bermanfaat ya!